1. Perbaiki pola makan Anda dengan memperbanyak makan makanan yang mengandung vitamin B2, seperti gandum, kacang-kacangan dan polong-polongan, daging merah dan perbanyaklah minum air putih setidaknya 8 gelas sehari.

2. Penderita migrain yang juga mengalami mual dan rasa tidak enak di perut bisa mengkonsumsi jahe atau makanan yang mengandung jahe.

3. Anda harus selalu mengontrol lemak dalam darah karena bisa memicu migrain. Kurangi makanan yang berlemak jenuh, saus, gorengan.

4. Penderita migrain peka teradap cahaya, oleh karenanya disarankan untuk beristirahat di tempat yang gelap dan tenang, dan buat diri Anda rileks.

5. Anda bisa mengompres kepala dengan es atau air dingin untuk menyempitkan pembuluh darah.

6. Hangatkan dan istirahatkan leher Anda dengan pijatan lembut, karena migrain juga bisa disebabkan karena leher yang kelelahan.
7. Hindarkan segala pemicu dan penyebab-penyebab migrain, misalnya tidur yang berelebihan, atau kurang tidur, polusi, stress, sinar matahari yang terlalu terang atau pantulan sinar matahari.

8. Anda boleh saja mengkonsumsi obat sakit kepala. Bagi Ibu hamil obat yang relatif cukup aman untuk dikonsumsi yaitu, golongan analgetik misalnya acetaminophen (paracetamol), aspirin, antireptik.

9. Hindari mengkonsumsi zat-zat yang kurang baik bagi tubuh, misalnya alkohol, anggur merah (wine), feniletilalamin dalam coklat, kafein, keju yang mengandung asam amino tiramin (dalam keju masak seperti brie, camembert) yang mampu mengurangi serotonin dalam otak sehingga aliran darah terganggu.

10. Penderita migrain biasanya lebih sensitif terhadap zat aditif dalam bahan makanan, seperti MSG, nitrit, aspartame (pemanis buatan),tetrazin, dan sulfite (dalam minuman alcohol dan wine).